Tokoh Muda Pandeglang Nilai MBG Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Masa Depan

PANDEGLANG – Selain meningkatkan kualitas gizi anak, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Hal itu disampaikan tokoh muda Pandeglang, Ahmad Syafaat.

 

Menurutnya, program tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang luas apabila kebutuhan bahan pangan dipenuhi oleh petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM lokal.

 

“Jika dikelola dengan baik, MBG bukan hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Program ini dapat menjadi ruang kolaborasi antara sekolah, pemerintah, petani, nelayan, dan UMKM lokal,” kata Syafaat, Senin (15/6/2026).

 

Ia menilai keterlibatan pelaku usaha lokal akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga penguatan ketahanan pangan lokal.

 

Di sisi lain, Syafaat menegaskan bahwa tujuan utama program tetap pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak.

 

“MBG jangan dipahami hanya sebagai program makan gratis. Ini adalah investasi peradaban. Ketika negara hadir memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, sesungguhnya negara sedang menyiapkan masa depan bangsa,” tegasnya.

 

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan Program MBG secara konstruktif. Menurutnya, kritik dan masukan tetap diperlukan sebagai bagian dari proses perbaikan, namun dukungan masyarakat juga sangat penting agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal.

 

“Gizi yang baik bukan hanya mengenyangkan hari ini, tetapi menentukan kualitas peradaban di masa depan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terjemahkan »